BRMP BALI HADIRI RAPAT KOORDINASI SWASEMBADA PANGAN TAHUN 2026 KABUPATEN GIANYAR
Gianyar, 26 Februari 2026 — Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali dan stakeholder terkait melaksanakan Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Tahun 2026 mendukung percepatan program swasembada pangan.
Pelaksanaan rapat koordinasi ini dilaksanakan di Ruang Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Dihadiri oleh jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, BRMP Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ketua Kelompok Substansi Pengelola Penyuluhan Pertanian Provinsi Bali, Ketua Tim Kerja Pengelolaan Administrasi Penyuluh dan Kinerja Penyuluhan Pertanian Kabupaten Gianyar, Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Gianyar, Koordinator BPP se Kabupaten Gianyar, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se Kabupaten Gianyar, serta unsur pendukung pembangunan pertanian daerah.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ir. Anak Agung Putri Ari, dalam arahannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis sebagai wujud aprisiasi dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Gianyar guna mengawal keberhasilan program swasembada pangan. Ia juga sangat mengaprisiasi atas dukungan tambahan tenaga penyuluh pertanian sebanyak 13 orang penyuluh diharapkan dapat menambah energi baru dalam meningkatkan pendampingan kepada petani serta mempercepat pencapaian target produksi pangan daerah.
Penambahan tenaga penyuluh ini diharapkan mampu meningkatkan intensitas pengawalan luas tambah tanam, produktivitas pertanian, serta penerapan teknologi pertanian modern di tingkat lapangan.
Materi yang disampaikan dalam rapat koordinasi ini antara lain: (1) Kebijakan Pembangunan Pertanian Kabupaten Gianyar; (2) Laporan Kegiatan Target dan Capaian Luas Tanam (LTT) Tahun 2025 dan Persiapan LTT Tahun 2026 Kabupaten Gianyar; (3) Penetapan Target Kesanggupan dan Strategi Pencapaian Target Mendukung Swasembada PanganBerkelanjutan Tahun 2026; (4) Substansi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian di Provinsi Bali.
Hasil diskusi rapat koordinasi membahas strategi percepatan pencapaian target swasembada pangan melalui, (1) Optimalisasi luas tambah tanam (LTT); (2) Penguatan kelembagaan petani dan subak; (3) Sinkronisasi data pertanian; (4) Peningkatan produktivitas komoditas pangan strategis; dan (5) Penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Kegiatan rapat koordinasi ini menjadi sangat penting dalam memastikan program pertanian berjalan selaras antara kebijakan nasional dan implementasi daerah. Sinergi antar stakeholder dinilai menjadi kunci keberhasilan peningkatan produksi pangan serta menjaga ketahanan pangan wilayah secara berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Gianyar dan nasional.